Fenomena Urbanisasi Tidak Ingin Diambil Pusing Anies Baswedan



Munculnya prediksi adanya 71 pendatang baru yang tinggal di Jakarta setelah Lebaran 2019, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak ingin ambil pusing terkait prediksi tersebut.

Anies mengatakan terkait prediksi tersebut adalah hal yang biasa dan wajar. Setiap hari ada arus perpindahan penduudk, baik dari Jakarta maupun sebaliknya.

"Sebenarnya setiap hari terjadi lalu lintas pergerakan orang ya, dari Jakarta ke luar dan dari luar ke Jakarta. Ini sesuatu yang normal," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Menurutnya, operasi yustisi yang sebelumnya diterapkan hanya menyasar rakyat kelas menengah ke bawah, jadi Anies tidak ingin membendung gelombang urbanisasi dengan operasi yustisi.

"Hampir pasti yang terkena operasi macam begitu ya rakyat yang kecil. Kita kebijakannya adalah kesetaraan," tutur mantan Rektor Universitas Paramadina.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menepis bila disebut mengundang warga daerah untuk datang ke Jakarta. Dia mengaku hanya menerapkan hak kesetaraan bagi warga negara.

"Bukan berarti Pemprov DKI undang orang datang ke Jakarta, tidak. Kita hanya menerapkan kesetaraan sebagaimana kota - kota yang lain," imbuhnya.

Meski demikian, Anies mengatakan, warga daerah yang datang ke Jakarta akan dilayani dalam mengurus administrasi.


"Siapapun bekerja di sini lalu membutuhkan pencatatan kependudukan ya kita layani," tutupnya.









Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

KPK Memiliki Bantuan Dari Novanto

Jepang Sudah Umumkan Darurat Nasional Virus Corona di Negaranya

Jokowi Turut Berikan Ucapan Selamat untuk Kemenangan The Daddies